Halal Haram Hukum Trading Forex menurut Fatwa MUI

Lalu bagaimana hukum trading forex menurut Islam, dalam hal ini fatwa MUI yang mewakili pendapat Ulama’ di Indonesia? Itulah topik yang akan kita bahas kali ini. Pertanyaan-pertanyaan yang selalu muncul dalam setiap diskusi tentang Forex.

Dan itu sah-sah aja kan? Forex Dalam Hukum Islam. Baginya, bisnis trading sama dengan pertukaran emas atau perak yang dikenal dengan istilah Sharf dalam ilmu fiqh. Jika jenisnya berbeda, juallah sekehendakmu jika dilakukan secara tunai.

Apakah trading Forex itu Judi?

Hukum Trading dalam Islam diperbolehkan dengan syarat dan aturan yang berlaku, terutama harus dilakukan dengan kontan atau tunai. Home» Hukum Islam» Ekonomi» Hukum Trading dalam Islam Menurut Para Ulama. Fatwa MUI ; Di Indonesia sendiri terdapat fatwa mengenai trading yang disepakati oleh Dewan MUI. Hal ini berrdasarkan Fatwa.

Apakah trading forex itu haram? Apakah trading forex itu judi? Itulah topik yang akan kita bahas kali ini. Pertanyaan-pertanyaan yang selalu muncul dalam setiap diskusi tentang Forex. Terutama dari mereka yang mulai tertarik dan ingin terjun ke bisnis Forex Trading. Sebagai pelaku bisnis Trading Forex, saya pun dalam beberapa minggu terakhir ini terus mencari dan mengumpulkan informasi terkait permasalahan ini, dan ini yang akan saya share kepada anda hari ini.

Tidak sedikit yang berpandangan bahwa Trading Forex itu sama saja dengan judi. Pada umumnya mereka adalah para awam dalam dunia trading. Mungkin karena mereka melihat bahwa dalam bisnis Trading Forex ini seseorang bisa saja kehilangan banyak uang dalam waktu singkat, atau bahkan bisa mendapatkan banyak uang dalam waktu singkat. Sama kayak orang yang main judi. Dari uraian di atas, saya rasa anda sudah bisa menarik kesimpulan, apakah Trading Forex itu sama dengan Judi atau Tidak.

Pada dasarnya, Trading Forex itu sama halnya dengan jual beli pada umumnya. Dan dalam Islam, hukum Jual Beli itu pada dasarnya adalah halal. Namun perlu dipahami bahwa sudut pandang perspektif Islam dalam menentukan Halal Haram itu sangatlah luas. Bisa jadi sesuatu yang pada dasarnya halal, namun karena proses dan cara melakukannya tidak benar, maka bisa saja menjadi Haram.

Itulah yang namanya Perspektif. Secara umum, dari sekian banyak diskusi tentang hukum trading forex yang saya temui di berbagai forum maupun blog, rata-rata mempermasalahkan poin ke-4 dan 5 dari list di atas. Ada yang menganggap bahwa transaksi Trading Forex Online jual beli mata uang asing secara online itu dilakukan tidak secara tunai.

Dan itu yang menjadi dasar diharamkannya trading Forex. Ada juga yang menganggap bahwa yang diperjual belikan dalam Trading Forex itu barangnya tidak diserahterimakan secara fisik, namun hanya berupa angka-angka digital saja. Dari beberapa diskusi yang saya pantau di berbagai forum maupun blog, berikut garis besar penjelasan dari mereka yang berpandangan bahwa trading forex itu halal. Trading Forex itu bukan sekedar tebak-tebakan atau untung-untungan.

Namun perlu analisa mendalam baik secara Teknikal maupun Fundamental. Jika anda hanya mengandalkan tebak-tebakan tanpa mempelajari ilmunya secara mendalam, baru bisa dikatakan anda hanya main spekulasi dan itu bisa jadi Haram.

Forex Trading itu murni memperdagangkan mata uang asing. Keuntungan diperoleh dari selisih harga beli dan harga jual.

Beda halnya dengan meminjamkan uang kepada seseorang, dan sebagai imbalannya anda berharap ada pengembalian lebih. Meskipun kita tidak memegangnya secara langsung secara fisik , namun dalam trading forex online, uang kita akan masuk ke dalam saldo akun kita dan sepenuhnya menjadi milik kita. Seperti halnya saat melakukan transfer uang, kita tidak mendapatkan uang secara fisik tho, namun hanya berupa angka di rekening kita. Dan itu sah-sah aja kan?

Banyak yang mempermasalahkan hal ini. Katanya transaksi dalam Trading Forex online itu tidak tunai dan dianggap Haram. Mereka menganggap bahwa kita mendapatkan asset kembali saat posisi trade ditutup, jadi ada jeda di sana antara posisi open trade dan close trade, dan ini dianggapnya tidak tunai dan menyebabkan Haram. Apakah Trading Forex Haram? Apakah Trading Forex Halal?

Apakah Trading Forex diperbolehkan dalam Agama Islam? Mari kita bahas dengan artikel yang pertama: Forex Dalam Hukum Islam. Nilai mata uang suatu negara dengan negara lainnya ini berubah berfluktuasi setiap saat sesuai volume permintaan dan penawarannya. Adanya permintaan dan penawaran inilah yang menimbulkan transaksi mata uang.

Yang secara nyata hanyalah tukar-menukar mata uang yang berbeda nilai. Memenuhi syarat menjadi objek transaksi jual-beli yaitu:. Perlu ditambahkan pendapat Muhammad Isa, bahwa jual beli saham itu diperbolehkan dalam agama. Jual beli barang yang tidak di tempat transaksi diperbolehkan dengan syarat harus diterangkan sifatsifatnya atau ciri-cirinya.

Kemudian jika barang sesuai dengan keterangan penjual, maka sahlah jual belinya. Tetapi jika tidak sesuai maka pembeli mempunyai hak khiyar, artinya boleh meneruskan atau membatalkan jual belinya.

Jual beli hasil tanam yang masih terpendam, seperti ketela, kentang, bawang dan sebagainya juga diperbolehkan, asal diberi contohnya, karena akan mengalami kesulitan atau kerugian jika harus mengeluarkan semua hasil tanaman yang terpendam untuk dijual. Hal ini sesuai dengan kaidah hukum Islam: Yang dimaksud dengan valuta asing adalah mata uang luar negeri seperi dolar Amerika, poundsterling Inggris, ringgit Malaysia dan sebagainya. Apabila antara negara terjadi perdagangan internasional maka tiap negara membutuhkan valuta asing untuk alat bayar luar negeri yang dalam dunia perdagangan disebut devisa.

Misalnya eksportir Indonesia akan memperoleh devisa dari hasil ekspornya, sebaliknya importir Indonesia memerlukan devisa untuk mengimpor dari luar negeri. Dengan demikian akan timbul penawaran dan perminataan di bursa valuta asing.

Namun kurs uang atau perbandingan nilai tukar setiap saat bisa berubah-ubah, tergantung pada kekuatan ekonomi negara masing-masing. Pencatatan kurs uang dan transaksi jual beli valuta asing diselenggarakan di Bursa Valuta Asing A. Ekonomi dan Koperasi, Jakarta, Depdikbud , hal Bahwa dalam sejumlah kegiatan untuk memenuhi berbagai keperluan, seringkali diperlukan.